Category: Uncategorized


Berbagi……

Menyebut kata satu ini pasti sudah kebayang………kita pasti tidak lagi berdiri sendiri sebagai pribadi yang “menyendiri” dengan semua kapasitas, keperluan, kepentingan dan apapun yang kita miliki.

Semua pasti telah terkoneksi dengan individu, lingkungan, ataupun pihak lain.  Bagaimana kita memposisikan diri kita diantara individu-individu lain, lingkungan sekitar, juga pihak-pihak lain.

Berbagi mungkin sekilas adalah sesuatu yang terlihat begitu mulia, karena dalam “kamus” berbendaharaan kata yang telah kita pahami adalah suatu kondisi antara seseorang atau lebih untuk saling memberikan apa yang mereka miliki .

Hehm…….bicara tentang ilmu berbagi itu sendiri, kayaknya kita terlahir sebagai individu yang sangat mampu berbagi baik untuk diri kita sendiri juga kepada orang lain.  Sebagai contoh sejak kecil bagaimana kita telah mampu melakukan aktivitas sendiri, bukan lagi dengan bantuan orangtua…makan misalkan.  Kita sejak dini telah mampu berbagi, coba kita coba renungkan dan lihat lebih seksama :

1.  berbagi pada diri kita sendiri, adalah ketika kita mampu memanage sepiring makanan berikut isinya untuk porsi yang tubuh kita perlukan, kita berusaha untuk memilih rasa yang kita sukai…sesuai porsi zat2 yang kita perlukan…dan sesuai dengan kapasitas kemampuan kita makan makanan itu…tidak memaksakan memasukan semua makanan ke mulut kita misalnya. itu kurang lebih adalah bentuk kita sebagai pribadi yang mampu berbagi dengan bagian-bagian dari tubuh dan keperluan kita sendiri.

2.  Berbagi dengan orang lain….sejak kecil pun kita sadar sekali bahwa disekitar kita dalam suatu keluarga ada bapak, ibu, dan saudara-saudara kita.  Kita dengan sadar sekali telah menerapkan ilmu berbagi dengan lingkungan dan individu sekitar kita. Dalam acara makan bersama misalnya, kita memanage dan mampu memporsikan apa yang terhidang ada di meja untuk dapat kita nikmati bersama, tidak untuk kita sendiri.

3.  Berbagi dengan lingkungan…..pun kita sejak kecil telah terbekali dengan ilmu ini.  Coba kita lihat bagaimana kita bisa mengupayakan lingkungan kita tetap bersih….segar….sehat dengan kesadaran kita membuang sampah pada tempatnya, mempergunakan air seperlunya, dan masih banyak lagi hal-hal yang tadak terlalu kita perhatikan adalah bentuk bagaimana kita berbagi dengan lingkungan sekitar kita.

Sampai sekarang jika kemudian diminta kembali untuk berbagi, kita pastinya selalu siap dan akan menjalaninya dengan sangat siap….karena kita selalu pada kondisi-kondisi berbagi setiap dan saban harinya, jadi kayanya gak perlu kuatir kalo kita dihimbau untuk berbagi..he..he

Ups….sepertinya lupa pada suatu kondisi yang sekarang-sekarang ini menjadi trend, baik sengaja dimunculkan sebagai suatu pengesahan dan diperbolehkannya oleh agama Islam dengan syarat dan ketentuan berlaku? berbagi suami….apa iya kita siap menjalani kondisi ini? ha..ha…ha hehm gak bisa jawab deh kalo ditanya siap nggaknya……:p…..:p

My Collection

Beberapa minggu ini aku perhatiin banget hobby baru my “princess” Nyna, yaitu mengkoleksi kertas surat.

He.he…persis banget ama Hobbyku 20an tahun lalu. Yup..dulu aku suka banget keluar masuk toko buku setiap pulang sekolah..selain beli komik, buku cerita or sekedar numpang baca (hi…hi…ketahuan dech sukanya gratis’an)..aku juga paling suka beli pernak-pernik yang full colour n lucu abis, diantaranya ya kertas-amplop surat, penghapus, pensil, penggaris dan benda-benda seputar itu.

Kadang berjam-jam aku ngubek-ngubek isi toko untuk menemukan kertas surat or amplop dengan bentuk dan design terbaru.

Pastinya aku telah berhari-hari menahan diri nggak jajan demi ngumpulin uang buat belanja di toko buku itu.

He..he..namanya juga perjuangan….kadang pun selesai pelajaran berolah raga secapek dan selapar apapun , kuusahakan menahan diri untuk tetap nggak jajan….cukup sebotol air putih bekal dari rumah …..demi itu loh!!!

Nah….inilah bedanya…kalo Nyna kayaknya kurang berjuang ya buat dapatin barang-barang koleksinya itu…mungkin ini penilaianku aja. Karena Nyna cenderung tidak mengumpulkan uang jajannya…… terbukti selalu aja meminta uang tambahan untuk membeli koleksinya itu..he..he…dan aku pun selalu “menyerah” pasrah tak bisa menolak keinginannya…..

Balik lagi ke koleksi Nyna….hehm dari hari kehari makin banyak juga koleksinya….lucu-lucu dan memanjakan mata siapapun yang ngeliatnya.

Aku pun jadi terlibat total dalam perburuan koleksinya di setiap toko buku seantero Jakarta ini. Setiap ada kesempatan aku mampir dan berburu kertas surat buat nambah koleksinya. Aku suka aja melakukannya..serasa kembali ke masa jadul dulu he..he….

Kalo merhatiin fase Nyna dalam mengkoleksi kertas surat ini….terasa banget perbedaan antara jaman dulu dan sekarang. Juga perbedaan karakter sesama kolektor ( tentunya aku cuma membandingkan karakterku dan karakter Nyna…..gak survei kolektor yang lainnya….niat banget kaleeee) .

Usiaku mulai tertarik mengkoleksi kertas surat saat itu sekitar usia 12 tahun-an….. aku sudah di bangku SMP. Jadi aku telah mampu memanage alokasi anggaran, waktu, dan bergabung dengan komunitas sesama kolektor kertas surat ….untuk bertemu saling bertukar koleksi….informasi apapun tentang kertar surat.

Saat itu pun aku telah cukup dewasa untuk anak seusiaku hingga diijinkan orangtua …. kapan untuk berhunting ria menambah koleksi baru ..bersepeda menempuh sekian kilo ke toko buku….dan tentunya persyaratan untuk tidak mengganggu waktu belajarku kudu mampu aku buktikan …

Tapi ngelihat usia Nyna yang baru 6 tahun…masih terlalu muda rasanya , wajar sekali kalo dia belum mampu memanage hobby koleksi kertas suratnya sebagaimana aku di jamanku dulu. Aku tidak akan pernah melepaskannya pergi sendirian untuk ber ‘gerilya’ mencari koleksi terbarunya……..aku pun tidak akan membiarkankannya Nyna mengatur anggarannya untuk berbelanja koleksinya.

Aku berusah tetap menjadi « seniornya » dalam regenerasi hobby koleksi kertas surat ini….aku beri motivasi untuk menyalakan semangatnya menekuni hobby ini…memberikan pengertian dalam membagi waktu sehingga tidak mengganggu waktu belajarnya…..mengupdate isi koleksinya…dan tentunya untuk kondisi « perhuntingan » koleksi, aku harus menjadi pengawal tetap bagi anak usia 6 tahun menjelajah setiap toko buku dan pernak-pernik di kota sebesar Jakarta ini .

Namun apa mau dikata…perkembangan tekhnologi jaman sekarang ini…pastinya cukup sulit untuk menemukan berbagai ragam dan macam rupa kertas-amplop surat di jaman yang serba internet ini. Tidak mudah lagi menemukan berbagai jenis kertas-amplop surat yang cantik..karena rasanya semua orang di jaman sekarang ini lebih mampu mendesign sendiri format apa yang diinginkannya untuk berkirim surat via email.

Mungkin jaman sekarang berkirim surat dengan menggunakan kertas-amplop yang cantik adalah cara yang « jadul »….sehingga beberapa produser kertas-amplop surat telah mengurangi produksinya. Tapi apapun itu masih tersedia juga kok di beberapa toko buku meski tak terlalu banyak macamnya.

Karena kesulitan mendapatkan tambahan koleksi terbaru….aku jadi penasaran memikirkan bagaimana caranya melihat senyum my princess sebagaimana senyum manisnya saat kami temukan kertaas-amplop surat baru.

Aku masih ingat, kebiasaanku menyimpan beberapa benda-benda kenanganku……..(wuiih jadi bongkar rahasia). Aku masih menyimpan rapi apa-apa benda yang aku suka…berkesan….dan penuh kenangan dalam hidupku. Dan tentunya Ibuku adalah orang terpenting dan sangat berjasa menjaga merawat koleksiku yang aku simpan di kotak pribadiku….

Hingga kemaren, saat aku pulang ke rumah orangtuaku..aku bongkar kembali ‘kotak wasiat”ku, dan…………………thanks God….setumpuk koleksi kertas suratku masih rapi dan apik tersimpan……masih persis kondisinya 15 tahun lalu saat aku mulai menghentikan hobbyku mengkoleksi kertas-amplop surat.

Aku wariskan semuanya ke “junior” ku..he..he…tentunya sebagai senior kolektor aku harus mengajukan syarat-syarat kepada generasi berikutnya untuk mampu menjaga amant merawat dan memperlakukan “warisan”ku dengan penuh kasih sayang hua..ha….ha…janji ya Nyn!!!

Dan……..kulihat seyum dan mata yang berbinar indah sekali………….ketika kuserahkan semua koleksiku kepada “junior”ku. Nyna sangat senang dan bahagia. Setumpuk kertas-amplop koleksiku dari jaman dulu itu terlihat sangat klasik dan antik…berbeda dengan design kertas-amplop surat di jaman sekarang , tapi terlihat tetap cantik dan menawan.

Hehm….bahagia dech bisa ngasih “warisan” koleksi kertas-amplop surat tempo duluku pada Nyna………..dan ternyata Nyna juga membuka kenanganku jaman dulu dalam koleksi kertas-amplop surat ini…..

#)Jadi ingat….Wulan, Endah, Shally, Nana…………….dimana kalian semua….gimana kabar koleksi kertas-amplop surat kalian semua..apa juga di wariskan ke “junior”nya…he..he Miss U a lot guys….

It’s about Facebook

Yessss.…….akhirnya aku nemuin juga temen lama yang dah bertaon-taon aku cari sampai ke pelosok negeri ini..(hi..hi..gak segitunya kali….). Sekian lama usahaku untuk mencari teman sebangku ku dulu waktu SD….gadis kecil bermata sipit dan selalu berkepang dua……aku ingat betul profilnya, the nice girl….asyiiik banget sebangku ama dia….

Kesan terhadapnya begitu mendalam…..ak gak tau kemana kudu nyari alamat..or no teleponnya…maklum pola hidupku yang berpindah-pindah mengikuti tugas orangtuaku dulu membuat aku banyak sekali berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya…menyulitkan aku untuk membuat link pertemanan yang kokoh..karena waktu itu tidak jamannya internet…sms…sehingga aku bisa mudah keep in touch dengan teman-temanku….akhirnya aku kehilangan kontak dengan teman-temanku….hiks..hiks…

But now…finally I find her…Cuma dengan memasukan nama lengkapnya yang sangat amat aku ingat betul….dan aku temukan dia….!! Thanks facebook…he..he….

Suatu hari……disebuah kota ketika lagi melaksanakan tugas luar dari kantor…..aku nampak asing dengan suasana kota itu. Dan parahnya lagi aku baru pertama kalinya menginjakkan kaki di kota itu. Aku sudah berusaha menikmati hari pertama di kota itu.tapi tetap saja berasa hampa…karena aku sama sekali tidak bisa mengeksplor isi kota ini untuk aku nikmati berharap membuatku kerasan kudu berada seminggu di sana.

Aku sudah berusaha menghubungi teman2ku dan bertanya tentang apa dan bagaimana kota ini..satu persatu kutelp dan kukirim pesan sekedar menanyakan seluk beluk kota ini………tapi alamak…dari sekian orang tak satupun memberikan padaku apa yang kuharapkan…..


Sampai muncul isengku…….untuk menuliskan dalam status Facebook’ku…….”hai….aku lagi di kota “X”….apa ya yang menarik dari kota ini ?”…tak lebih dari 3 menit…………ternyata sangat di luar dugaan….semua teman-teman facebookku lasngsung berkomentar-ria…….dan aku sampai kerepotan menyusun agendaku untuk mengeksplor habis kota itu……dan seminggu di kota itu benar-benar kunikmati………..thanks Facebook!!!

Aneka ragam..macam…..yang aku rasakan dari berfacebook ria ini…….menjadi praktis aja ketika aku mengetahui kabar apapun tentang teman-temanku…. all people in my life….…..begitupun ketika aku bagaikan punya tempat “curhat” saban hari …..by one touch only…..aku merasa menjalin komunikasi yang sangat baik dan dekat dengan banyak teman-teman semua tanpa terpisahkan jarak dan waktu…cie..cie…..

Yang jelas…aku merasakan “BAHAGIA…..BANGGA….SENANG..GEMBIRA…. banyak lagi dech dengan sekian waktu berface book ria ini…..

Buanyak sekali ha-hal yang bermula dari facebook………aku kemudian menjadi sangat “maniak” dengan urusan facebook ini….selalu kusempatkan untuk sekedar membaca-baca semua apa yang ditulisakan teman-temanku….atau sekedar berkomentar atau bercanda bersama mereka semua………..

Bahkan aku seperti punya kebiasaan “wajib lapor” tentang apa yang aku lakukan….apa yang sedang pengen aku omongin…apa yang aku ingin ceritakan……segala sesuatu tetang aku…….sebegitu gampangnya aku sebarkan kepada khalayak semua teman-teman di facebook…..kesannya jadi seperti pengumunan atau sekilas info atau apalah…..he..he

Lalu aku menjadi senang ngurusin orang lain……..menjadi komentator terhadap apa pun yang ada didalam facebook sana…….. tak jarang menjadi mengada-ada dan keterlaluan..dalam artian bahwa seharusnya gak perlu sebegitu itu……..

Kurasakan sekali kebiasaanku berfacebook ria ini mulai menjadi Rutinitas tetap dalam agendaku menjalani 1 x 24 jam……..besok dan besoknya lagi…sebegitunya aku menetapkan berfacebook ini adalah nutrisi penting yang kudu aku konsumsi saban hari selayaknya makanan or minuman………(padahal gak sebegitunya kali…………..???)

Seolah-olah aku wajib berkomunikasi dengan si facebook ini berikut sekian orang-orang didalamnya…………..menganggap itu sebagai loyalitas dan dedikasi-ku dalam berfacebook…(gila ya……udah separah inikah….?)

Sampai……kemudian……mulai kurasakan hal-hal yang mulai mengusik kenyamanan dan kenikmatanku dalam berfacebook ini………mulai kutemui hal-hal yang bagiku tidak selalu indah dan menyenangkan dalam berfacebook ini…..

Kemudian terjadi beberapa kondisi yang diluar dari perkiraanku………….sama sekali tak terpikirkan olehku menjadi seperti itu………..he..he…ini artinya bahwa aku tidak menyiapkan diriuntuk situasi yang akhirnya terjadi juga diluar prediksiku…..gak siap Contigency plan-nya kale…

.Mulai dech berpikir sekarang ini ..untuk mereview segala aktifitasku yang terkait dengan si facecook ini…………sedikit banyak telah merubah karakter dan gaya hidupku……mungkin kepribadianku juga kale..hua..ha….

Apa iya acara berfacebook ini akan menjadi selalu dan selamanya dalam sela-sela aku menjalani hari-hari…….?

Beberapa kondisi muncul kemudian setelah terjun bebas kedalam dunia facebook ini………….:

PENASARAN……..ya aku telah menjadi orang yang selalu penasaran dan pengen tau apapun yang kemudian muncul dalam Facebook-ku…..sepertinya aku bukan tipikal orang yang seperti ini…..perubahan ini pelan-pelan kemudian menyulap karakterku yang sebenarnya…………

TRANSPARAN……..ini dia!! Aku seperti telah kehilangan Privacyku….dengan seenaknya meng”umumkan” kepada khalayak ramai tentang apapun….tanpa malu-malu..tanpa berpikir apa aksi reaksi..sebab akibat dari yang telah aku “umumkan” hua..ha….sepertinya aku sudah terlalu go public neh…he..he…

KE”PEDE”AN……terlalu pede sekali aku mengumbar ..mengemukakan…menyampaikan kepada sekian banyak khalayak ramai tentang apa-apa….bahkan sepertinya aku sengaja untuk menantikan respon apapun dari khalayak….wah..wah….virus Pede ini benar-benar menyerangku dengan akut…..

PENGUMUMAN….selayaknya iklan yang harus diumumkan…..kok aku jadi seperti pasang iklan untuk dibaca dan dilihat orang ya…..media facebook ini memang begitu effektif kalo aku pasang iklan jual mobil..rumah atau tanah ya…hua..ha..ha….

KETAKUT’AN………..tiba-tiba aku menjadi takut..kemudian nanti…apalagi ya….takut jika nanti aku dikomentarin apa yang menurutku tidak sepantasnya….takut jika ternyata apa yang aku sampaikan membuat suatu kondisi yang tidak nyaman buat seseorang…… begitu pula sebaliknya….

HUFFFFFF………..pokoknya sekarang semuanya kembali pada SIAPA, BAGAIMANA, MENGAPA, DIMANA, KEMANA…………tentang Facebook ini….

SIAPA ?……yang terlibat….bahwa secara pasti aku kudu yakin dengan siapa saja aku terlibat dan melibatkan..sehingga aku tahu banget komunitas teman-temanku…hingga seyakin apa aku berada dalam lingkungan mereka semua….

BAGAIMANA?…..bagaimana caraku menikmati dan terlibat dalam dunia facebook ini…adalah aku mampu mengendalikan diri, mengontrol diri..memanage apa-apa yang layak,pantas, dan sesuai untuk berkutat dalam facebook ini

MENGAPA?………kembali pada alasan mengapa aku menancapkan dan menceburkan diri dalam dunia facebook ini…artinya mampu menimbang baik buruknya….jelek buruknya…asyik enggaknya secara balance…sehingga tidak kemudian timpang dan aku menjadi nggak karuan…..

DIMANA ?…..aku harus tau dimana aku berada…dalam lingkungan apa…seperti apa…. untuk mampu melakukan..membicarakan…mengatakan… tentang apapun itu….kembali lagi dimana kondisi dan situasinya…..jadi gak salah tempat…or salah kostum….hua..ha..ha…

KEMANA ?………kemanakah arah semua ini……..kemana kubawa tujuan berfacebook ini……….dengan tau kemana semoga aku tidak tersesat dech nantinya…..wiiiiiiink

Okay….persilahkan aku untuk memikirkan sekian tulisan di atas tadi..jika aku telah mampu menulisnya..berarti pasti aku tau maksud apa dari semua tulisan ini…..ya iyalah….masak ya iya donk!!!!

“Kenapa baru aku sadari ternyata ada hal-hal yang tidak selalu indah….tidak selalu membahagiakan dari suatu hal..pasti ada baik..ada buruknya…….so sekarang jadi gak kelewatan lagi dech….paling nggak jadi pelajaran berharga buat esok…lusa..dan nantinya…………….”


Pelangi Pelangi alangkah indahmu…….

Musim hujan belakangan ini membawa beragam cerita bagi masing-masing orang. Ketakutan akan ancaman banjir di beberapa tempat sebagian Jakarta. Pengungsian bagi mereka yang rumahnya terendam air, lalu kemacetan luar biasa pasti melanda beberapa ruas jalan.

Bersyukur sekali aku tinggal di lingkungan bebas banjir. Termasuk daerah hijau dengan beragam pepohonan, air sumur jernih dan sangat layak diminum, udara yang begitu segar bersahabat dengan setiap tarikan nafasku, juga masih kudengar suara jangkrik menidurkan aku setiap malam.

2 jam hujan siang tadi lebih kunikmati dengan bergumul guling menarik rapat selimut…memanjakan diri dalam kehangatan yang kuciptakan. Hehm…..perlu memang setiap orang dapat berusaha menikmati kesendirian setelah menjalani sekian hari bersama banyak orang-orang disekitar.

Lalu sore ini saat kubuka jendela dan kubiarkan hembusan angin dingin yang masih tersirat embun-embun hujan tadi. Ranting dan dedaunan masih saling meneteskan air hujan. Kuhirup dalam-dalam udara sore ini sambil duduk dan kusilangkan kaki dan menyandarkan badanku pada kisi jendela. Kugenggamkan jemariku pada teralisnya, masih di di atas tempat tidur yang sengaja kubiarkan berantakan.

Hey………….ada pelangi di atas sana. Indah sekali…………..seperti lagu sangat populer yang dinyanyikan sekian ratus juta anak-anak di negeri ini. …….”pelangi-pelangi alangkah indahmu……..merah kuning hijau.dilangit yang biru.pelukismu agung..siapa gerangan……….pelangi-pelangi ciptaan Tuhan..”

Lagu itu juga yang sangat bersejarah dimasa kecilku. Ketika kududuk di bangku taman kanak-kanak, pertama kali aku merasakan bermain dengan teman-teman dan lingkungan baru disebuah tempat bernama “sekolah” . Aku memang telah sering bermain dengan banyak teman, tapi hanya dari lingkungan sekitar tempat tinggal orang tuaku. Menjadi lebih meriah dunia kecilku ketika aku bertemu dengan teman-teman baru di sekolah. semua kemudian menjadi sangat indah karena memiliki banyak teman.

Semua masa kecil terekam jelas dalam ingatanku…….terbukti ketika terapi penyembuhan dari amnesia yang menimpaku setelah kecelakaan berat dulu. Ketika sang terapis menanyakan apa yang kuingat di masa kecilku………lancar sekali dan mengalir semua rekaman indah memori masa kecilku.

Lagu pertama yang kubisa adalah “Bintang Kecil”, tapi kalo ditanya lagu apa yang paling sering kunyanyikan adalah “Pelangi”. Kemudian juga ada lagu “Ambilkan Bulan”, “Bintang Kejora” ….. Lagu-jagu itu begitu berkesan….dan semua lagu itu sama-sama merupakan lagu dari “langit . Adalah bercerita tentang benda-benda yang berada di langit.

Nampak sekali aku termasuk penyuka ciptaan Tuhan yang ada di langit. Semua begitu indah dan terlalu menarik untuk kutatap ketika benda-benda itu ada. Karena tidak setiap hari semua benda itu ada. Dan saat-saat dimana benda-benda itu ada bagiku merupakan saat yang luar biasa setelah sekian lama menanti kemunculan benda-benda itu.

Pelangi memang menjadi misteri bagi khayalanku…….kalo aku mengulasnya dari ilmu pasti “exact” …tentunya tidak akan menjadi khayalan setinggi ini……………justru khayalanku ini yang patut selalu kubahas…….tentang kecantikan warnanya penuh sejuta makna………apa arti merah..jingga kuning…hujau..kuning dan ungu..nya itu ? Lalu kenapa warna-warna itu selalu begitu dan tidak acak…berantakan….?

Setiap sisi warnanya rapat satu dengan yang lain…….sepertinya menggambarkan betapa ia selalu rekat satu dengan warna lainnya. Rapi setiap garis batasnya……tidak ada diantara satu warna itu menumpang sisi warna lainnya…….Lalu lengkungan dari atas sana pada berawal pada ujung yang sedemikian runcing kecil kemudian jatuh melebar…..tetap memuat seluruh kompisisi warna dengan porsi masing-masing “balance”…..

Pelangi kemudian menjadikan niat bagiku untuk melakukan semuanya dengan “balance” artinya tidak berlebihan tentang segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini. Untuk tidak pernah menuntut lebih dari yang sudah sepantasnya ada untukku.

Juga tentang warna-warni yang beragam………..jika hanya satu warna pasti tak akan seindah itu……..Jadi dalam hidup ini banyak kupilih warna untuk menjadikan hidup ini indah. Pun dari kesemua warna seperti dalam pelangi itu saling rekat satu dengan yang lainnya………jadi warna-warna dalam hidup ini kuharap terangkai satu dan lainnya tidak campur aduk… acak tidak karuan.Tetap rapi pada setiap sisi cerita hidupku.

Rasa kagumku pada si Pelangi juga memunculkan banyak keingintahuanku tentang lukisan di langit itu. Ya bagiku pelangi adalah sebuah lukisan dari sang Maha Karya Allah SWT. Kupercayai juga dongeng abadi tentang pelangi yang menceritakan bahwa pelangi adalah jembatan para bidadari yang turun dari khayangan untuk ke bumi. Bidadari pasti adalah makhluk indah dan penuh balutan warna menakjubkan pada setiap helai gaunnya. Selayaknya memang jika para bidadari itu turun berjalan di hantaran indahnya warna-warni pelangi.

Penasaran sekali kucari dimana para bidadari itu berada di permukaan bumi ini ketika kulihat pelangi muncul di langit sana. Apakah para bidadari itu berkunjung untuk kemudian menemui seseorang atau barangkali hanya sekedar menyempatkan diri menginjakan kakinya di permukaan bumi lalu kembali ke asalnya sana ? Jika untuk menemui seseorang, dimanakah seseorang itu tinggal ? Siapakah dia begitu istimewanya sampai berteman dengan sang bidadari ?

Ah sudahlah …siapapun seseorang itu yang pasti aku tidak mungkin mengenalnya. Yang kuingin ketahui adalah dimana ia tinggal, karena jika bisa aku ingin pula menemui para bidadari itu ketika mengujunginya. Ingin sekali kemudian mengajukan sebuah pertanyaan pada para bidadari itu. Maukah ia suatu saat nanti datang ke bumi untuk pula menemuiku dan menjadi temanku…………………. ?

(Sore ini bangun tidur buka jendela…..dan Pelangi itu memang indah sekali !! masih berharap banget bisa ketemu bidadari yang lagi turun ke bumi lalu akan kembali kusampaikan pertanyaan yang sama …… :p)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.