Archive for December, 2008



Mama………pacar itu apaan sich ?

Kututup pagar rumahku setelah tamu dari pengurus RW tadi pulang dari berkunjung kerumah. Jagoan kecilku Mayzal nampak keluar dari pagar rumah tetangga sambil berlari lalu memeluk kakiku.

“Mama……minta susu coklat dingin di gelas NukNuk” ya gelas warna biru yang bercorong sebagai sarana sangat membantu mengalihkan dari Minum susu gaya Bayi yaitu dengan botol dot lalu kemudian beralih dengan gelas .

Cukup sulit memang merubah kebiasaan anak-anak dari Dot beralih memakai gelas…mula-mula dengan gelas bercorong seperti hisapan berlubang 4…yang cukup efektif buat mereka tetep asyik bergaya menghisap…lalu nanti berganti dengan gelas yang memakai pipet sedotan…..sampai akhirnya benar-benar memakai gelas.

Aku sebenarnya kurang yakin dengan keberhasilanku merubah gaya bersusu jagoan kecilku ini. Ya karena minum susu adalah kebutuhan sekaligus hobby yang baginya adalah ritual wajib setiap akhir dari aktivitas bermain, juga salah satu ritual pengantar tidurnya. Dengerin mama berdongen sambil tiduran bersusu-ria…………yang jelas tidak bersusu dari mamanya lagi he..he…

Masa itu telah lewat…..

Coba lihat gaya bersusunya, tiduran di sofa dengan berpelukan guling barney dan Winnie the pooh….cukup dengan hitungan 3 menit segelas susu 250 ml sukses lenyap ..nambah…lagi…dan lagi…biasanya 2 atau 3 kali baru dia merasa lega.

Lalu setelah nyaman dan merasa kenyang….ketika aku sedang asyik membaca Novel “ToTo Chan” sebuah pertanyaan tiba-tiba diajukan kepadaku “ mama, pacar itu apaan sih?”

Gedubraaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkssss!!! Anak umur 3 th 6 bulan menanyakan istilah gituan , tentu kaget setengah mati khan ?

“Ical dengar dari siapa kata-kata “pacar” itu ?” sok bijak banget ya kesannya tapi paling tidak sedikit menginterogasinya.

“Kata Pampam, Depy, Ariel……aku tuch pacarnya Naomi. Emang pacar itu apaan ?”

Disinilah aku mempertanyakan kapasitasku sebagai seorang ibu bagi anak-anakku. Akankah aku mampu menjelaskan pada anakku tentang sesuatu yang sewajarnya dalam periode usianya……atau aku perlu buka kamus lengkap perbendaharaan kata bagi anak-anak usia 3-5 th atau bertanya pada ahli dan pakar nya…………telp or kirim email pada kak Seto misalnya ?

Bisakah aku menyelasaikan tantangan kali ini dengan mendiskripsikan kepada Jagoan kecilku dengan memilih kata dan penjelasan yang tepat untuk mendiskripsikan apa itu “pacar” yang memang sangat asing dalam dunia anak-anak.

Kalo aku jelaskan pada anak usia ABG umur 10-15 th bukan sesuatu yang berat, hanya tinggal membawa deskripsinya pada teman istimewa, special dan memberikan mereka pengertian untuk menjadikan sosok yang disebut “pacar” itu dapat menjadi seseorang yang memberikan inspirasi, semangat untuk belajar berprestasi dan berbuat yang lebih baik lagi.

Tapi apa yang harus aku katakan pada anak umur 3 tahuan di sampingku ini ya…….serasa menghadapi pertanyaan dosen killer pas ujian akhir kelulusan dech….kalo berhasil kujawab aku lulus…tapi kalo tidak berhasil ya aku ujian ulang…tapi kalo sekarang ini mungkin gak ya ada ujian ulang untukku menjawab pertanyaan yang sama…………siapa tau aku sempat cari tahu dengan begogling di internet wakkkakkk…kak……

“Kalo yang mama tahu sich…..pacar itu seperti Cinderella punya pacar…namanya pangeran……terus mereka menikah……kayak mama dulu pacar ayah…terus mama menikah dengan ayah.”

Ehm kira-kira apa lagi ya kata-kata yang pas………….kok jagoanku ini masih menatapku dengan mata yang kurang mengerti dengan penjelasanku…..

“Tapi Cinderella dan pangeran…mama dan ayah adalah orang-orang yang dewasa bukan anak-anak……kalo buat anak-anak…pacar itu teman buat tukeran mainan bareng , naek sepeda bareng, jajan siomay bareng, …jadi Pampam juga pacar Naomi, Depy pacar Ariel, dan Ical juga bisa jadi pacar Naomi atau Depy…..kan semuanya bisa bareng-bareng gak beranteman”

Jagoan kecilku tersenyum penuh arti dan beranjak keluar rumah mungkin kembali bermain bersama teman-temannya……………sepertinya cukup jelas dengan kata-kata apa adanya dan tergolong instant kata-kata itu muncul dariku barusan.

Padahal ampppyyyyyuuuuuun…syuuuuumpaaaah aku gak tau tadi bener atau enggak ya cara menjelaskan kepadanya…..aku takut aja kalo mereka salah mengerti atau malah aku tadi salah menjelaskan…waduhhhhh bisa kacau ntar…………..

ical1

Lalu tak berapa lama kemudian Jagoan kecilku kembali masuk rumah dan menggandeng gadis kecil umur 2,5 tahunan yang kutahu bernama Naomi………….dan lantang dia berteriak “Ma…..ini lho Naomi….pacarku, bikinkan susu coklat juga dunk ma buat Naomi….”

Aku gak tau harus bilang apa………………….hanya bergumam dalam hati “Maksud loooooooooh….!!!”

pelukan

Sore tadi jagoan kacil ini berhasil membuat mamanya salah tingkah, panas dingin memeras otak untuk menjawab pertanyaan yang lumayan sulit………..


Pelangi Pelangi alangkah indahmu…….

Musim hujan belakangan ini membawa beragam cerita bagi masing-masing orang. Ketakutan akan ancaman banjir di beberapa tempat sebagian Jakarta. Pengungsian bagi mereka yang rumahnya terendam air, lalu kemacetan luar biasa pasti melanda beberapa ruas jalan.

Bersyukur sekali aku tinggal di lingkungan bebas banjir. Termasuk daerah hijau dengan beragam pepohonan, air sumur jernih dan sangat layak diminum, udara yang begitu segar bersahabat dengan setiap tarikan nafasku, juga masih kudengar suara jangkrik menidurkan aku setiap malam.

2 jam hujan siang tadi lebih kunikmati dengan bergumul guling menarik rapat selimut…memanjakan diri dalam kehangatan yang kuciptakan. Hehm…..perlu memang setiap orang dapat berusaha menikmati kesendirian setelah menjalani sekian hari bersama banyak orang-orang disekitar.

Lalu sore ini saat kubuka jendela dan kubiarkan hembusan angin dingin yang masih tersirat embun-embun hujan tadi. Ranting dan dedaunan masih saling meneteskan air hujan. Kuhirup dalam-dalam udara sore ini sambil duduk dan kusilangkan kaki dan menyandarkan badanku pada kisi jendela. Kugenggamkan jemariku pada teralisnya, masih di di atas tempat tidur yang sengaja kubiarkan berantakan.

Hey………….ada pelangi di atas sana. Indah sekali…………..seperti lagu sangat populer yang dinyanyikan sekian ratus juta anak-anak di negeri ini. …….”pelangi-pelangi alangkah indahmu……..merah kuning hijau.dilangit yang biru.pelukismu agung..siapa gerangan……….pelangi-pelangi ciptaan Tuhan..”

Lagu itu juga yang sangat bersejarah dimasa kecilku. Ketika kududuk di bangku taman kanak-kanak, pertama kali aku merasakan bermain dengan teman-teman dan lingkungan baru disebuah tempat bernama “sekolah” . Aku memang telah sering bermain dengan banyak teman, tapi hanya dari lingkungan sekitar tempat tinggal orang tuaku. Menjadi lebih meriah dunia kecilku ketika aku bertemu dengan teman-teman baru di sekolah. semua kemudian menjadi sangat indah karena memiliki banyak teman.

Semua masa kecil terekam jelas dalam ingatanku…….terbukti ketika terapi penyembuhan dari amnesia yang menimpaku setelah kecelakaan berat dulu. Ketika sang terapis menanyakan apa yang kuingat di masa kecilku………lancar sekali dan mengalir semua rekaman indah memori masa kecilku.

Lagu pertama yang kubisa adalah “Bintang Kecil”, tapi kalo ditanya lagu apa yang paling sering kunyanyikan adalah “Pelangi”. Kemudian juga ada lagu “Ambilkan Bulan”, “Bintang Kejora” ….. Lagu-jagu itu begitu berkesan….dan semua lagu itu sama-sama merupakan lagu dari “langit . Adalah bercerita tentang benda-benda yang berada di langit.

Nampak sekali aku termasuk penyuka ciptaan Tuhan yang ada di langit. Semua begitu indah dan terlalu menarik untuk kutatap ketika benda-benda itu ada. Karena tidak setiap hari semua benda itu ada. Dan saat-saat dimana benda-benda itu ada bagiku merupakan saat yang luar biasa setelah sekian lama menanti kemunculan benda-benda itu.

Pelangi memang menjadi misteri bagi khayalanku…….kalo aku mengulasnya dari ilmu pasti “exact” …tentunya tidak akan menjadi khayalan setinggi ini……………justru khayalanku ini yang patut selalu kubahas…….tentang kecantikan warnanya penuh sejuta makna………apa arti merah..jingga kuning…hujau..kuning dan ungu..nya itu ? Lalu kenapa warna-warna itu selalu begitu dan tidak acak…berantakan….?

Setiap sisi warnanya rapat satu dengan yang lain…….sepertinya menggambarkan betapa ia selalu rekat satu dengan warna lainnya. Rapi setiap garis batasnya……tidak ada diantara satu warna itu menumpang sisi warna lainnya…….Lalu lengkungan dari atas sana pada berawal pada ujung yang sedemikian runcing kecil kemudian jatuh melebar…..tetap memuat seluruh kompisisi warna dengan porsi masing-masing “balance”…..

Pelangi kemudian menjadikan niat bagiku untuk melakukan semuanya dengan “balance” artinya tidak berlebihan tentang segala sesuatu yang ada dalam kehidupan ini. Untuk tidak pernah menuntut lebih dari yang sudah sepantasnya ada untukku.

Juga tentang warna-warni yang beragam………..jika hanya satu warna pasti tak akan seindah itu……..Jadi dalam hidup ini banyak kupilih warna untuk menjadikan hidup ini indah. Pun dari kesemua warna seperti dalam pelangi itu saling rekat satu dengan yang lainnya………jadi warna-warna dalam hidup ini kuharap terangkai satu dan lainnya tidak campur aduk… acak tidak karuan.Tetap rapi pada setiap sisi cerita hidupku.

Rasa kagumku pada si Pelangi juga memunculkan banyak keingintahuanku tentang lukisan di langit itu. Ya bagiku pelangi adalah sebuah lukisan dari sang Maha Karya Allah SWT. Kupercayai juga dongeng abadi tentang pelangi yang menceritakan bahwa pelangi adalah jembatan para bidadari yang turun dari khayangan untuk ke bumi. Bidadari pasti adalah makhluk indah dan penuh balutan warna menakjubkan pada setiap helai gaunnya. Selayaknya memang jika para bidadari itu turun berjalan di hantaran indahnya warna-warni pelangi.

Penasaran sekali kucari dimana para bidadari itu berada di permukaan bumi ini ketika kulihat pelangi muncul di langit sana. Apakah para bidadari itu berkunjung untuk kemudian menemui seseorang atau barangkali hanya sekedar menyempatkan diri menginjakan kakinya di permukaan bumi lalu kembali ke asalnya sana ? Jika untuk menemui seseorang, dimanakah seseorang itu tinggal ? Siapakah dia begitu istimewanya sampai berteman dengan sang bidadari ?

Ah sudahlah …siapapun seseorang itu yang pasti aku tidak mungkin mengenalnya. Yang kuingin ketahui adalah dimana ia tinggal, karena jika bisa aku ingin pula menemui para bidadari itu ketika mengujunginya. Ingin sekali kemudian mengajukan sebuah pertanyaan pada para bidadari itu. Maukah ia suatu saat nanti datang ke bumi untuk pula menemuiku dan menjadi temanku…………………. ?

(Sore ini bangun tidur buka jendela…..dan Pelangi itu memang indah sekali !! masih berharap banget bisa ketemu bidadari yang lagi turun ke bumi lalu akan kembali kusampaikan pertanyaan yang sama …… :p)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.